7 TIPS BIJAK PENGATUR KEUANGAN RUMAH TANGGA
Keuangan
rumah tangga adalah sesuatu yang sedikit sensitif untuk diperbincangkan.
Apalagi setiap keluarga memiliki kondisi keuangan yang berbeda-beda. Mengatur
keuangan rumah tangga menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk kesejahteraan
keluarga di masa mendatang. Mengatur keuangan rumah tangga pun merupakan suatu
tantangan tersendiri bagi setiap keluarga. Kondisi keuangan yang berbeda-beda
pada setiap keluarga tentunya membuat kita harus lebih bijak dan kreatif dalam
mengatur keuangan rumah tangga agar lebih efisien dan terkendali.
Cara
Mengatur Keuangan Keluarga Agar Lebih Bijak
Ada beberapa tips yang bisa anda gunakan dalam mengatur keuangan keluarga.
1.1 Kenali Kondisi Keuangan
2.2 Membuat Batasan Maksimal Pengeluaran Balanja Keluarga
3.3 Kenali Kebutuhan Primer dan Skunder
4.4 Mencatat Semua Pengeluaran Keluarga
5.5 Pisahkan Rekening Operasional dan Tabungan
6.6 Sisihkan Dana Darurat
7.7 Terus Belajar dan Berinovasi
Ada beberapa tips yang bisa anda gunakan dalam mengatur keuangan keluarga.
1.1 Kenali Kondisi Keuangan
2.2 Membuat Batasan Maksimal Pengeluaran Balanja Keluarga
3.3 Kenali Kebutuhan Primer dan Skunder
4.4 Mencatat Semua Pengeluaran Keluarga
5.5 Pisahkan Rekening Operasional dan Tabungan
6.6 Sisihkan Dana Darurat
7.7 Terus Belajar dan Berinovasi
1.
Kenali Kondisi Keuangan
Mengenali kondisi keuangan sangat
penting ketika kita mengatur keuangan keluarga. Catat semua pendapatan yang
dimiliki keluarga, misalnya pendapatan utama dari gaji suami dan apakah Anda punya
bisnis sampingan seperti jualan online dan sebagainya. Mencatat semua
pendapatan bulanan akan mempermudah Anda menentukan langkah selanjutnya dalam
mengatur keuangan rumah tangga.
2.
Membuat Batasan Maksimal Pengeluaran Belanja Keluarga
Pengeluaran belanja keluarga biasanya
ditentukan pada kebutuhan tiap-tiap keluarga dan tiap-tiap keluarga pun
memiliki pengeluaran yang berbeda. Di sini perlu dicatat bahwa pengeluaran tidak
boleh melebihi pendapatan total keluarga.
3.
Kenali Kebutuhan Primer dan Kebutuhan Skunder
Pasti anda tidak asing dengan ungkapan
kebutuhan primer dan sekunder ini kan? Dalam kehidupan konsumtif kebutuhan
primer adalah kebutuhan pokok yang harus terpenuhi. Kemudian kebutuhan skunder
adalah kebutuhan pendukung lainnya untuk menunjang hidup yang lebih baik.
Untuk mengatur keuangan rumah tangga yang lebih bijak sebaiknya kita mengenali kebutuhan primer dan kebutuhan skunder kita terlebih dahulu. Kebutuhan primer dalam kebutuhan sehari-hari seperti contohnya kebutuhan sandang pangan dan papan. Kebutuhan ini termasuk kebutuhan makan harian, bayar cicilan rumah, bayar listrik, uang sekolah anak bahkan bayar utang. Setelah kebutuhan ini terpenuhi barulah tentukan kebutuhan pendukung lainnya seperti biaya untuk hiburan atau kebutuhan keinginan lainnya.
Untuk mengatur keuangan rumah tangga yang lebih bijak sebaiknya kita mengenali kebutuhan primer dan kebutuhan skunder kita terlebih dahulu. Kebutuhan primer dalam kebutuhan sehari-hari seperti contohnya kebutuhan sandang pangan dan papan. Kebutuhan ini termasuk kebutuhan makan harian, bayar cicilan rumah, bayar listrik, uang sekolah anak bahkan bayar utang. Setelah kebutuhan ini terpenuhi barulah tentukan kebutuhan pendukung lainnya seperti biaya untuk hiburan atau kebutuhan keinginan lainnya.
4.
Mencatat Semua Pengeluaran Rumah Tangga
Mencatat semua pengeluaran keluarga akan
mempermudah Anda mengontrol pengeluaran keuangan rumah tangga. Catatlah setiap
transaksi dan pengeluaran sekecil apapun. Terkadang pengeluaran kecil sering
terlupakan, padahal sekecil apapun pengeluarn tetaplah pengeluaran. Ada baiknya
kita menyimpan struk dan kutansi pembelian agar mempermudah Anda mengenali
setiap pengeluaran.
5.
Pisahkan Rekening Operasional dan Tabungan
Memisahkan dana oprasional dan tabungan
akan mempermudah Anda mengatur keuangan rumah tangga. Dan ini wajib di terapkan
bagi setiap rumah tangga agar dana tabungan Anda tidak tercampur dengan dana operasional.
Sebaiknya pisahkan dana tabungan Anda ke rekening yang berbeda dengan dana operasional
harian.
6.
Sisihkan Dana Darurat
Dalam kehidupan rumah tangga, ada
kalanya terjadi sesuatu diluar perencanaan kita. Menabung dana darurat
sangatlah penting jika hal tersebut terjadi. Misalnya tiba-tiba anda atau
anggota keluarga sakit, terjadi bencana alam dan kejadian tak terduga lainnya.
7.
Terus belajar dan berinovasi
Dalam mengatur keuangan rumah tangga
pastinya ada hal-hal di luar perencanaan dari angaran yang sudah disediakan.
Jadikan hal tersebut menjadi pembelajaran untuk mengatur keuangan yang lebih
bijak di masa depan. Belajar dan berinovasi mengunakan metode-metode sesuai
pengalaman adalah guru terbaik dalam mengatur keuangan rumah tangga.
PENUTUP
Demikian
beberapa tips dalam mengatur keuangan rumah tangga agar lebih bijak. Semoga
tips di atas bisa membantu Anda untuk mengatur keuangan rumah tangga yang lebih
baik di masa depan. Dan ingatlah bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Tetaplah
berinovasi dan lebih kereatif.



Komentar
Posting Komentar